Rembang, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Rembang mendukung Gerakan Cinta Batik Lasem 2021 dengan tema “Batik Lasem Mendunia”. Kepala Bappeda Rembang, Ir. Dwi Wahyuni Hariyati, MM menginstruksikan jajaran pegawai untuk memasang foto batik melalui twibbon yang di share melalui media sosial masing-masing pegawai saat apel virtual Selasa (7/9/21) pagi.

Twibbon dapat diakses di link https://www.twibbonize.com/batiklasemmendunia

Langkah dukungan ini diambil karena sesuai dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang berencana menjadikan kabupaten Rembang sebagai Kota Fashion. Hal itu didasarkan Kota Lasem di Rembang sejak dulu kondang dengan batik berciri Tionghoa sejak abad 15 masehi.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah Ema Rachmawati yang dikutip dari semarang.ayoindonesia.com menyebut, popularitas Batik Lasem telah mendunia. Bahkan dalam beberapa pameran, produk Lasem yang berciri warna merah darah ayam atau Batik Tiga Negeri, selalu diburu.

Disisi lain, Gerakan ini juga sebagai sarana menyongsong Hari Batik Nasional yang diperingati tanggal 2 Oktober setiap tahunya. Alasan setiap tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional karena pada tanggal tersebut batik Indonesia ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) oleh UNESCO.

UNESCO menetapkan batik Indonesia sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi pada tanggal 2 Oktober 2009.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *