Rembang, Nilai kinerja Akhir Masa Jabatan (AMJ) Bupati Rembang periode 2016-2021 dinyatakan memperoleh predikat “baik”. Hal ini disampaikan oleh Inspektorat Provinsi Jawa Tengah dalam Paparan Hasil Pemeriksaan Hasil AMJ Bupati Rembang 2016-2021 yang digelar di Aula Lt 4 Setda Rembang, Selasa (30/3) pagi.

Inspektur Provinsi Jawa Tengah, Hendri Santosa menyampaikan dalam penilaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2021 terdapat jumlah Indikator Kinerja Daerah (IKD) sebanyak 189 dengan nilai 86,06 sehingga mendapatkan predikat “baik” yang meliputi aspek kesejahteraan masyarakat, daya saing daerah dan pelayanan umum.

Sementara itu, Pj Sekda Rembang Edy Supriyanta mengatakan RPJMD disusun berdasarkan indikator yang mempengaruhi pada tahun 2016-2018 indikator daya saing tidak ada. Namun pada tahun 2019 direvisi ditambah indikator daya saing dan kesejahteraan yang dinilai sudah baik.

“Semangat rekan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati semoga lebih baik. Kawal kegiatan OPD sesuai dengan visi misi bupati dan kepala daerah. Dan nilai AMJ yang akan datang jadi lebih baik. Kegiatan harus disingkronkan dengan kegiatan lainya,” katanya.

Bupati Rembang, H. Abdul Hafidz menyambut baik hasil dari penilaian inspektorat. Diakui, perjalanan untuk mendapatkan nilai ini tidak begitu mulus, banyak sekali perdebatan. “Saya dulu gelisah, sekarang sudah plong dan memuaskan bagi saya dan teman teman OPD dan jajaran. Tentunya keberhasilan ini berkat kerjasama dan sinergi dari OPD. Kedepan bersama wakil Bupati dan juga OPD akan terus berkerja keras untuk menaikan penilaian kinerja amj,” jelasnya.

Dijelaskan Bupati, secara geografis Kabupaten Rembang mempunyai jarak antar wilayah yang cukup jauh. “Delapan dari 15 diantaranya kecamatan adalah dataran tinggi sehingga infrastruktur dan kemiskinan tinggi. Sehingga agak susah untuk entervensi”, jelasnya.

Ditambahkan Bupati, Pemkab sudah berupaya untuk bersinergi dengan perusahaan, Pemprov maupun Pemerintah Pusat untuk perbaikan Rembang. “Rumah sehat dan perbaikan rumah warga yang kurang layak huni juga akan kami lakukan penanganan pertama dimasa awal jabatan,” katanya.

Pihaknya menargetkan mendapatkan nilai 95 pada AMJ berikutnya. Pihaknya berharapa target ini harus dilakukan secara bersama sama dan sinergi dengan OPD serta stakeholder terkait. (MK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *