Bimtek bagi Pendamping Lansia Penerima Bansos Program “Kamalia Merekah” (Koin Amal Lansia Melindungi yang Renta Jadi Berkah)

Program Kamalia Merekah :
– Dilaunching Tahun 2018
– Pemberian Bantuan Uang Tunai sebesar Garis Kemiskinan Di Kabupaten Rembang
– Penerima Bantuan Kamalia Merekah Adalah Lansia Terlantar Dengan Kondisi Miskin
– Sumber dana dari CSR Dunia Usaha dan Elemen masyarakat
– Pendampingan Dan Pemberdayaan

Program Kamalia Merekah merupakan Program alternatif sebagai langkah terobosan dalam percepatan penanggulangan kemiskinan. Sasaran program adalah lanjut usia terlantar. Program percepatan penanggulangan kemiskinan dari sumber pendanaan non APBD, salah satu langkah solutif keterbatasan APBD. Model program, pemberian cash money dan pendampingan.

Maksud :
Terobosan/inovasi guna mendukung prog. Pemkab dlm mengurangi kemiskinan
Tujuan :
– Meningkatkan kesejahteran, melalui pngentasan miskin
– Menumbuhkan empati dan simpati kepada kelompok lansia
– Meningkatkan partisipasi stakeholder , khususnya dunia usaha dan Perguruan Tinggi (PT) dlm mendukung prog pengentasan kemiskinan
– Tercapainya target angka kemiskinan 11,55 pada th. 2021
Sasaran :
231 Lanjut Usia Terlantar di Rembang

 

Sumber Daya Manusia :
a. perangkat daerah;
b. aparatur pemerintah daerah;
c. relawan;
d. tenaga pendamping.
e. pelaku usaha; dan/atau
f. pemangku kepentingan lainnya.

Sumber Dana :
– Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
– Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi;
– Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten
– Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa
– Dana dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)
– Dana tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility);
– Dana sumbangan perseorangan (Personal Responsibility)
– sumber dana lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan

Tugas dan Tanggung Jawab Pendamping :
– Berkoordinasi dan berkonsultasi dengan Dinas/Instansi Sosial serta aparat Desa/Kelurahan setempat;
– Melaksanakan kunjungan rumah (home visit) secara berkala 1 (satu) kali dalam satu bulan dan mengisi data laporan perkembangan kondisi fisik dan sosial penerima Bansos;
– Melaksanakan perawatan Sosial, Advokasi Sosial dan Pendampingan dalam pemanfaatan dana Bansos;

Tugas dan Tanggung Jawab Koordinator :
– Berkoordinasi dengan instansi/OPD terkait rencana dan jadwal kegiatan pendampingan.
– Menghimpun data hasil pendampingan.
– Membuat laporan hasil pendampingan pelaksanaan program Bansos secara periodik ke Bappeda.
– Bertanggung jawab dan mengawasi pelaksanaan kegiatan oleh para petugas pendamping.

TEKNIS PENDAMPINGAN :
– Kegiatan Pendampingan Lansia dilaksanakan selama 3 bulan.
– Jumlah lansia yang terlayani sebanyak 87 (delapan puluh tujuh) lansia.
– Satu tim terdiri dari 2 (dua) mahasiswa. 1 (satu) Tim melayani sekitar 3 (tiga) lansia dalam satu hari.
– Dalam pelaksanaan pendampingan koordinator bertanggung jawab terhadap kehadiran dan pekerjaan para pendamping.

PELAPORAN KEGIATAN :

– Pelaporan merupakan serangkaian kegiatan penyusunan dan penyampaian hasil monitoring dan evaluasi.
– Pelaporan digunakan sebagai bahan dokumentasi, pertanggungjawaban fungsional dan keuangan sebagai bahan kendali dalam upaya perbaikan.
– Waktu Pelaporan dilakukan secara berkala atau setiap akhir bulan.
– Berkas pelaporan dikirim kepada Kepala Bappeda cq Kepala Bidang Pemkesra

Meliputi :
– Rekapitulasi hasil pendampingan (sesuai format)
– Surat tugas maupun surat perintah perjalanan dinas dari kampus dan dari Dinas yang sudah dibubuhi stempel desa.
– Dokumentasi Kegiatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *