Kabupaten Rembang memiliki potensi yang luar biasa, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Potensi tersebut, antara lain di sektor tambang, perta­nian, dan kelautan. Semua itu kalau digarap dengan maksimal maka tidak perlu kita ke mana-mana, di Rembang sudah bisa sejahtera. Jika dikelola secara maksimal, akan lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Rembang. Berdasarkan data BPS angka kemiskinan Kabupaten Rembang menurun, dari 18,35% di tahun 2017   menjadi  14,95 % di tahun 2019.

Dengan visi terwujudnya masyarakat Rembang yang sejahtera, melalui peningkat­an perekonomian dan sumber daya manusia yang dilandasi semangat kebersamaan, pem­berdayaan masyarakat, dan kewirausahaan diharapkan jumlah kemiskinan dapat terus ditekan. Pemkab berusaha mewujudkan pemerintahan yang cepat tanggap, transparan, partisipatif, dan berkeadilan se­suai prinsip pemerintahan yang amanah.

Pemerintah Kabupaten Rembang terus menggenjot inovasi desa untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Dengan adanya inovasi yang semakin berkembang di Kabupaten Rembang berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Menurut data yang dipublikasikan BPS Pada tahun 2018 sebesar 6,18 %, naik dari 5,23  % tahun 2016, Lebih tinggi dari Provinsi maupun Nasional. Publikasi BPS tahun 2019, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rembang 5,90 %.

Perkembangan teknologi informasi membuat perubahan berjalan cepat, proses dan kemajuan di desa mesti harus digali untuk mempertahankan sekaligus mengangkat eksistensi desa.

Terdapat dua hal penting yang saat ini menjadi indikator daerah,  yaitu adanya inovasi, temuan baru yang tidak biasa kita lakukan tetapi berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

Kalau dari sisi teknologi, orang sudah sedemikian rupa melakukan terobosan dengan memanfaatkan teknologi sehingga segala sesuatu menjadi lebih efisien, suatu inovasi itu tak harus mahal tetapi bisa menjangkau banyak orang. Semangat itu yang harus dikembangkan. Saya pesankan pada saudara-saudara yang pengelola rumah produksi agar berinovasi dan bisa menyosialisasikan produk dari olahan produksi.

Di Kecamatan Pamotan, potensi perikanan kawasan budidaya perikanan air tawar dan balai benih ikan. Sementara itu potensi Pertanian yaitu jagung, padi, tomat dan cabai.

Di Kecamatan Sarang, Potensi perikanan yaitu tambak. Pertanian yaitu jagung dan padi, Industri yaitu kerudung dan potensi pariwisata yaitu embung Lodan.

Di Kecamatan Sedan, Potensi Industri yaitu konveksi dalam klaster bordir dan potensi pertanian yaitu palawija.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan suatu bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk berinteraksi dengan masyarakat diluar lingkungan kampus, dengan secara langsung mengidentifikasi dan menangani permasalahan yang dihadapi masyarakat. KKN dilaksanakan atas dasar dharma perguruan tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat yang bersifat lintas disiplin ilmu (interdisipliner) dan aplikatif guna membantu meningkatkan kehidupan masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat khususnya di wilayah pedesaan.

Mari kita satukan tekad dan semangat kita untuk membangun Kabupaten Rembang menjadi Kabupaten yang pertumbuhannya sangat pesat (emerging economy). Dengan penuh kemantapan kita dapat memperkokoh cita-cita kita untuk menjadi generasi yang cerdas, unggul, tangguh, penuh daya inovasi, mandiri dan tegar. Semua ini harus kita mulai dari tekad kita, semangat kita serta upaya kita secara bersama-sama menuju kesejahteraan masyarakat khususnya di kabupaten Rembang.

Karena itulah, kehadiran mahasiswa KKN dari UNDIP, hendaknya dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin sebagai media fasilitas penting untuk saling tukar menukar informasi, bagi pembangunan di Kabupaten Rembang.

Dalam rangka sinkronisasi dan sinergitas pelaksanaan program dan kegiatan semua stakeholder yaitu OPD terkait, Kecamatan, Desa, serta CSR Perusahaan dengan mahasiswa KKN dan perguruan tinggi, serta memotivasi belajar dan kegiatan para mahasiswa KKN. Marilah dengan semangat kita optimalkan kompetensi, tugas dan fungsi masing-masing dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Rembang Madani.

  

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *