Forum Konsultasi Publik, Awali Proses Perencanaan Pembangunan Tahun 2019

Mengawali proses perencanaan pembangunan tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Rembang menggelar Forum Konsultasi Publik di Aula lantai 4 Sekretariat Daerah Kabupaten Rembang dengan mengundang seluruh Kepala Perangkat Daerah se-Kabupaten Rembang, Sabtu 3 Februari 2018. Konsultasi Publik ini bertujuan untuk menentukan Arah Kebijakan dan Prioritas Pembangunan Kabupaten Rembang Tahun 2019 dan mewujudkan perencanaan program dan kegiatan pembangunan Kabupaten Rembang Tahun 2019 dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2019  yang terintegrasi dan berkelanjutan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Rembang Tahun 2016 – 2021. Penyusunan RKPD diformulasikan melalui penjaringan aspirasi melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD serta memperhatikan hasil evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah pada tahun sebelumnya. Selain itu, penyusunan RKPD juga diselaraskan dengan prioritas pembangunan Provinsi maupun Pemerintah Pusat. RKPD Kabupaten Rembang Tahun 2019 juga merupakan acuan bagi Perangkat Daerah dalam menyempurnakan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) Tahun 2019.

 

Pelaksanaan Konsultasi Publik Kabupaten Rembang Tahun 2018 dibuka oleh Sekretaris Daerah, Drs. Subakti dan dilanjutkan sambutan oleh Bupati Rembang, H. Abdul Hafidz. Dalam sambutannya H. Abdul Hafidz dengan judul Arah Kebijakan dan Prioritas Pembangunan Daerah Kabupaten Rembang Tahun 2019 dan tema Konsultasi Publik Kabupaten Rembang 2018 “Pemberdayaan  Dan Pengembangan SDM Menuju Masyarakat Yang Berdaya Saing, Inovatif Dan Kreatif” mengatakan bahwa Konsultasi Publik Kabupaten Rembang Tahun 2018 ini diprioritaskan untuk mendukung misi ke V (lima) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021 tahun ke IV (empat) yaitu “Meningkatkan  kualitas  pelayanan kesehatan dan  pendidikan  yang terjangkau bagi semua lapisan masyarakat, termasuk pendidikan keagamaan”. Pada tahap ini, pembangunan difokuskan pada peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia dengan membangun pendidikan yang mudah diakses seluruh masyarakat Kabupaten Rembang dengan menekankan pendidikan karakter, mewujudkan insan terdidik yang cerdas, trampil, mandiri, dan berwawasan kebangsaan. Peningkatan kualitas pelayanan dan jaminan kepastian pelayanan kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Rembang. Penyelenggaraan jaminan perlindungan sosial masyarakat dan peningkatan keberdayaan masyarakat Rembang.

Prioritas Pembangunan Tahun 2019 yaitu :

  1. Peningkatan Kualitas Pelayanan Pendidikan
  • Pendidikan gratis bagi keluarga tidak mampu sampai jenjang SLTA
  • Memberikan beasiswa di Perguruan Tinggi bagi anak berprestasi dari keluarga tidak mampu
  • Memperkuat kelembagaan satuan pendidikan (PAUD, TK, SD, SMP, DIKTI/AKN)
  • Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan
  • Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana olahraga
  1. Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat
  • Meningkatkan status puskesmas rawat inap menjadi BLUD
  • Meningkatkan pelayanan oleh dokter spesialis di puskesmas
  • Membangun Sistem Informasi Kesehatan Daerah
  • Pencegahan dan Pengendalikan penyakit menular dan tidak menular
  • Meningkatkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat
  1. Penurunan Angka Kemiskinan
  • Penyaluran bantuan sosial tepat sasaran (memperbaiki data rumah tangga miskin)
  • Penyediaan akses kebutuhan dasar yg layak bagi keluarga miskin
  • Pengembangan kemitraan dengan swasta dan lembaga lainnya (Penanganan PMKS dan RTLH)
  • Pendampingan pemberdayaan masyarakat di desa merah dengan pendampingan OPD terkait
  1. Percepatan Pertumbuhan Ekonomi
  • Meningkatkan hasil pertanian dengan mengembangkan kawasan sentra komoditi unggulan pertanian (pembangunan sentra agro/terminal agro/pasar hewan)
  • Pembangunan pasar Kota Rembang
  • Pembangunan pasar-pasar desa
  • Pengembangan BUMDes dan kemitraannya
  • Pengembangan industri rumah tangga, inkubator bisnis, kube, pemanfaatan Teknologi Tepat Guna.
  • Pengembangan Kawasan Industri Rembang
  • Meningkatkan kemudahan berusaha melalui pengembangan sistem layanan perijinan dan investasi, kemudahan akses permodalan, penguatan kemitraan.
  • Meningkatkan nilai tambah melalui pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat dengan memperbaiki aksesibilitas, amenitas, atraksi
  • Mendorong lama tinggal kunjungan wisata dan belanja wisatawan
  • Pengembangan ekonomi kreatif melalui pertunjukan interaktif  festival
  • Revitalisasi kawasan kota pusaka dan wisata kecamatan Lasem
  • Meningkatkan akses jalan menuju destinasi wisata.
  • Meningkatkan sarana dan prasarana di kawasan pariwisata (Sendangcoyo, Gunung Butak, Criwik).
  1. Perluasan Kesempatan Kerja
  • Mendorong percepatan peningkatan keahlian tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan pasar kerja melalui peningkatan ketrampilan kewirausaahan kaum muda, penguatan penyelenggaraan diklat vokasi, kerjasama dengan dunia usaha.
  • Mendorong perluasan kesempatan kerja melalui optimalisasi implementasi sistem informasi pencari kerja
  • Meningkatkan produktivitas teknologi melalui pemanfaatan iptek dan hasil inovasi.
  1. Kualitas Infrastruktur
  • Meningkatkan infrastruktur jalan dengan mendukung pembangunan jalan lingkar luar Rembang – Lasem, perbaikan dan peningkatan jalan
  • Meningkatkan pengembangan jaringan irigasi
  • Pengembangan sumber-sumber air baku untuk mendukung penyediaan air bersih dan irigasi pertanian.
  • Menyediakan akses hunian yang layak.
  • Meningkatkan kualitas lingkungan pemukiman
  • Menyediakan akses infrastuktur dasar yang layak
  • Pembangunan sarana pasarana air bersih bagi masyarakat
  • Penataan kota dengan pembuatan tugu perbatasan barat dan timur, penataan trotoar dan drainase
  • Penataan stadion Krida Rembang,
  • Penambahan luasan RTH di kawasan perkotaan
  1. Perwujudan Good Governance
  • Implementasi E-government dalam rangka mendukung tata kelola pemerintahan yang baik melalui pemanfaatan SIP@NDU, SIM online, Perijinan Online, SIMPELBANG, Si Harga, e-sakip, website OPD.
  • Meningkatkan standar pengukuran kinerja pegawai .
  • Menerapkan penilaian kinerja berbasis online.
  • Memacu inovasi OPD melalui pemberian reward OPD terinovatif.

Data inilah yg akan dipakai landasan untuk mengambil kebijakan dan strategi apa yang akan dilaksanakan.

Dikatakan pula bahwa mulai Tahun Anggaran 2019 Pemerintah Kabupaten Rembang mulai menerapkan sistem perencanaan (e-planning) dan penganggaran (e-budgeting) terintegrasi secara elektronik untuk menjaga konsistensi perencanaan dan penganggaran yang dilatarbelakangi oleh Rencana Aksi Nasional Pemberantasan Korupsi Kabupaten Rembang yang telah disepakati bersama antara eksekutif dan legislatif. Sistem Informasi tersebut dinamakan Sistem Perencanaan dan Penganggaran Terpadu (SIP@NDU) yang merupakan hasil kerjasama Pemerintah Kabupaten Rembang dengan Pemerintah Kabupaten Batang  Aplikasi tersebut dimaksud sebagai sarana transfer aplikasi e-Government untuk menciptakan keterpaduan hubungan pembangunan dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik guna efisiensi, efektifitas dan sinergitas  dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan dan penyediaan pelayanan umum berbasis teknologi.

Konsultasi Publik ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepahaman penggunaan Sistem Informasi Perencanaan Penganggaran Terpadu (SIP@NDU) Kabupaten Rembang oleh Bupati Rembang, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD dan semua Kepala Pemerintah Daerah se-Kabupaten Rembang.



Leave a Reply