Rembang, Wakil Bupati Rembang, M Hanies Cholil Barro’ didampingi Kepala Bappeda dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mempresentasikan daya saing daerah kepada Tim Penilai pada kegiatan pemaparan nominator Anugerah Indek Daya Saing Daerah  (IDSD) Provinsi Jawa Tengah tahun 2021 di Kantor Bappeda Jateng, Kamis (4/11/21) pagi. Nominasi ini kali ke tiga didapatkan Kabupaten Rembang.

Kabupaten Rembang menjadi nominator bersama 9 kabupaten lainya yaitu Kabupaten Pati, Kudus, Kendal, Semarang, Batang, Sragen, Wonogiri, Banyumas, dan Purbalingga serta 4 kota yaitu Kota Semarang, Kota Pekalongan, Kota Surakarta dan Kota Salatiga.

Kepala Bappeda Rembang, Dwi Wahyuni Hariyati mengatakan untuk bisa mengetahui IDSD yaitu posisi relatif suatu daerah terhadap daerah lainnya dengan memperhatikan semua faktor-faktor pembentuk daya saing yang dimilikinya serta seberapa jauh daerah tersebut dapat merealisasikan potensi dari faktor-faktor tersebut.

“Semoga mendapatkan hasil yang maksimal…Bravo Rembang Gemilang,” kata Kepala Bappeda di Media sosial pribadinya.

Dikutip dari laman resmi Badan Riset Dan Inovasi Nasional Republik Indonesia menjelaskan Kemenristek/BRIN melalui Direktorat Sistem Inovasi, Deputi Penguatan Inovasi telah menginisiasi penyusunan model pengukuran Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) yang diharapkan dapat menggambarkan kondisi dan kemampuan suatu daerah dalam mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki demi kesejahteraan yang tinggi dan berkelanjutan.

IDSD juga dapat diartikan sebagai refleksi tingkat produktivitas, kemajuan, persaingan dan kemandirian suatu daerah. Pentingnya IDSD sebagai alat untuk menilai keberhasilan suatu daerah untuk dapat bersaing dengan daerah lain dan mendukung daya saing nasional.

Pengukuran IDSD diharapkan menjadi salah satu dasar utama penyusunan dan penetapan kebijakan nasional maupun daerah yang mendorong sinergi program antar sektor untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kepemimpinan daerah yang inovatif.

Oleh karena itu, Kemenristek/BRIN telah memberikan instrumen pengukuran IDSD yang dapat diisi oleh setiap kabupaten/kota di seluruh Indonesia guna mengetahui indeks daya saing daerah setiap tahunnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *