Rembang, Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Republik Indonesia menyelenggarakan  Sosialisasi Kebijakan Dana Transfer Khusus (DTK) Tahun 2022, Rabu (19/5) pagi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh lapisan pemerintahan di Negeri ini termasuk juga Kabupaten Rembang yang diwakili oleh Bappeda Rembang.

Dana Alokasi Khusus (DAK) merupakan dana pusat yang bersumber dari pendapatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan Prioritas Nasional Sumber Pasal 1 Ketentuan Umum, UU 33 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah.

Secara virtual, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Dr. (H.C.) Ir. H. Suharso Monoarfa menyampaikan urgensi optimalisasi dana transfer khusus sebagai stimulus akselerasi pembangunan di daerah. Dijelaskan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2022 yaitu Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural dengan topik dibidang industry, pariwisata, ketahanan pangan, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), infrastruktur, transformasi digital, pembangunan rendah karbon, reformasi perlindungan sosial, reformasi pendidikan & keterampilan dan reformasi Kesehatan.

Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar dibawah ini.

Pihaknya berharap, kegiatan-kegiatan kedepan bisa memperbaiki kebijakan yang ada. “Kita tahu bahwa pembangunan sosial memerlukan integrasi. Selain itu juga diperlukan kegiatan agar sumber daya yang ada digunakan secara maksimal untuk menjawab tantangan pembangunan,” katanya.

Pihaknya juga mengajak aparatur pemerintahan dan juga masyarakat untuk merespon dan menghadapi apa yang akan terjadi. “Kita harus merespon apa yang kita hadapi. Tema kita tujuanya adalah ntuk menaikan daya beli. Diseluruh sektor ekonomi yang perlu dikembangkan dan ada perubahan harus disesuaikan, terutama pasca pandemic”, jelasnya.

Menteri berharap kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk selalu mematuhi protocol Kesehatan penanganan covid-19. Walaupun kasusnya menurun, namun perlu untuk menjadi perhatian lebih. “Protocol kesehatan selalu diingatkan. Vaksinasi sudah jalan tapi jangan mengabaikan Kesehatan,” harapnya.

Pihaknya juga menjelaskan tentang yang perlu diperhatikan dalam perencanaan DAK tahun 2022. “Jangan bicara soal akumulasi dana saja, tetapi juga design dan kualitasnya harus diperhatikan. Integrasikan dokumen yang ada, sehingga penyususnan bisa berjalan baik,” katanya. RBR/MK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *