Rembang, Pemkab bersama pengurus Pamsimas optimis penyediaan layanan distribusi air bersih untuk warga Rembang bisa terus dilakukan. Walaupun banyak beberapa kesulitan dalam melakukan program ini.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Insfratruktur Pengembangan Wilayah (IPW) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Rembang dalam kegiatan Workshop Penyusunan Proposal Kredit Mikro KP-SPAMS tahun 2020, Rabu (23/12/20) pagi.

Pihaknya mengakui, terdapat beberapa hambatan untuk memenuhi kebutuhan pasokan air bersih bagi warga Rembang. Walaupun begitu, Bappeda akan selalu mendukung program yang bermanfaat bagi masyarakat salah satunya melalui Pamsimas.

“Penyediaan air bersih punya PR (pekerjaan rumah-red) berat. Target SDGs capaian sampai saat ini masih pada kisaran 86,1%. Dari sisi perencanaan sudah ada upaya, penganggaran di APBD (Anggaran Perencanaan Belanja Daerah) sudah, tetapi juga kita upayakan bantuan pemprov Jateng dan pusat serta CSR untuk bebutuhan air bersih di masyarakat”, katanya.

Pihaknya menambahkan, sampai saat ini terdapat 173 desa yang sudah terjangkau program Pamsimas. Tahun depan rencananya akan dilakukan perluasan pada 14 desa tambahan. “Akan kita lanjutkan terus. Target berat adalah meningkatkan ketersediaan air baku. Mulai air minum, irigasi, industri, dan lainnya. Kita rencanakan akan bangun juga untuk sumber tampungan buatan seperti embung. Kita harus optimis bisa”, tambahnya.

Pasca program Pamsimas, diharapkan semangat Pamsimas sebagai program pemberdayaan masyarakat harus secara keberlanjutan. “Semangat kita adalah memenuhi air untuk masyarakat, semoga barokah. Memang permasalahan banyak di bawah. Harus diselesaikan dengan baik. Kita jadikan Pamsimas menjadi garda terdepan untuk pemenuhan air bersih”, ungkapnya.

Sementara itu, Distrik Coordinator (DC) Pamsimas Rembang, Agus Purwantoro mengatakan, keberlanjutan Pamsimas di Rembang harus dilakukan. Pihaknya mengharapkan pengurus Pamsimas di tingkat desa untuk menjalin kerjasama dengan pihak ketiga. “Mendorong untuk kerjasama dengan pihak ketiga untuk akses air bersih. Nanti akan ada kerjasama pinjaman. Bisa berupa pipa dan pompa atau yang lainya”, katanya.

Humas : Humas Bappeda Rembang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *