Rembang, Penyusunan perencanaan pembangunan Kabupaten Rembang tahun 2022 mulai dikebut Bappeda Rembang. Hal ini perlu dilakukan walaupun masih awal tahun 2021. Hal ini dilakukan agar perencanan yang dihasilkan sesuai dengan isu daerah dan juga penginputan data secara online bisa berjalan lancar.

Kepala Bappeda Rembang, Dwi Wahyuni Haryati menjelaskan dalam proses perencanaan ke depan menggunakan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). Sehingga diharapkan semua pegawai mengetahui cara penggunaan dan sistem kerjanya.

Pihaknya juga berharap pegawai bertanggungjawab untuk belajar proses perencanaan mulai dari desa hingga tingkat kabupaten. Sehingga dapat memudahkan pendampingan Organisasi Perangkat Daerah  (OPD) dalam perencanaan kedepanya.

Penyusunan ini dilakukan dalam bentuk rapat koordinasi staff di Aula Bappeda Rembang, Senin (18/1/2020) pagi. Selain pembahasan perencanaan tahun 2022, yang menjadi pembahasan dalam pertemuan ini salah satunya tentang Indikator Kerja Utama (IKU). Diharapkan IKU sesuai dengan visi dan misi Kepala Daerah terpilih dalam pilkada beberapa waktu lalu. Sehingga perencaan dari Bappeda dan Kepala Daerah bisa selaras.

Dikutip dari glints.com, IKU adalah ukuran atau indikator kinerja suatu instansi, utamanya dalam mencapai tujuan dan sasaran tertentu. Setiap lembaga atau instansi pemerintah wajib merumuskan indikator kinerja utama, dan menjadikan hal itu sebagai prioritas utama.

Dengan merumuskan indikator kinerja utama, instansi pemerintah bisa mengetahui kinerja mereka selama ini. Selain itu, indikator kinerja utama juga dapat meningkatkan kinerja mereka untuk ke depannya. Sehingga mereka pun bisa meraih tujuan, sasaran, dan rencana yang telah ditentukan sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *