Rembang, Alat canggih pengelola sampah akan segera dimiliki Kabupaten Rembang. Di Indonesia hanya Kabupaten Cilacap yang baru memiliki alat ini. Sehingga Rembang akan menjadi kabupaten kedua yang akan mempunyai alat ini. Alat ini digadang-gadang mampu untuk merubah sampah menjadi bahan bakar pengganti batu bara.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dwi Wahyuni Haryati mengatakan cukup sulit untuk mendapatkan bantuan pengadaan alat ini. Namun, akhirnya Rembang bisa mendapatkanya. “Kita sudah menyiapkan beberapa aspek kebutuhan dan kita masih rapatkan lagi dengan dinas terkait,” katanya di Rapat Koordinasi dengan Sekda, Konsultan ahli dan juga OPD terkait di Ruang Sekda, Senin (14/12).

Nantinya alat ini akan diberi tempat khusus yang diberi nama Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) refuse-derived fuel (RDF). TPST RDF merupakan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu menjadi bahan bakar setelah dilakukan pencacahan dan pengeringan. Tujuan akses diselengarakannya TPST RDF adalah untuk mengurangi kebutuhan lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah, meningkatkan kualitas lingkungan dan dihasilkannya bahan bakar alternatif penganti bahan bakar fosil (batubara).

Terdapat beberapa manfaat dengan adanya alat ini, diantaranya hasil pengolahan sampah dengan metode RDF berbentuk energi akan mengurangi konsumsi batu bara, sekaligus mengatasi masalah sampah. Selanjutnya memproses sampah menjadi RDF disebut juga akan meminimalkan pencemaran lingkungan baik pencemaran air maupun udara, sehingga lebih ramah lingkungan.

Dalam bidang ekonomi, akan bernilai atau adanya pemasukan bagi kabupaten dan juga masalah sampah yang menggunung bisa teratasi.

Pihaknya mengaku telah menggandeng perusahaan untuk memanfaatkan produk hasil olahan RDF ini. Sehingga ketika sudah diproduksi langsung bisa dimanfaatkan oleh perusahaan yang ada di Rembang.

Pihaknya menyadari, tentu masih dibutuhkan beberapa pemenuhan aspek kebutuhan untuk membuat TPST . Akan tetepi, pihaknya semangat mengajak stakeholder terkait untuk mewujudkan adanya TPST ini secepatnya.

Sementara itu, Sekda Rembang, Edy Supriyanto menyambut baik adanya rencanana pembangunan TPST ini. Pihaknya berharap untuk segera direalisasikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *