Rembang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DINSOSPPKB) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Rembang mengikuti Verifikasi Lapangan Hybrid Evaluasi Kota Layak Anak Kabupaten Rembang Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Republik Indonesia secara daring di Ruang Rapat Bupati Rembang, Lantai II Setda Rembang, Kamis (17/6).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Rembang, H. Abdul Hafidz, Kepala Bappeda sekaligus Ketua Gugus Tugas Kota Layak Anak Kabupaten Rembang Dwi Wahyuni Haryati, Kepala Perangkat Daerah terkait, Tim Penggerak PKK Kabupaten, Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Rembang, Ketua Forum Anak Rembang (FAR), beserta seluruh Jajaran Forum Komunikasi Pimipinan Daerah (Forkopimda) melalui luring dan daring.

Kota Layak Anak (KLA) adalah sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan program dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak anak.

Ketua Gugus Tugas KLA Rembang, Dwi Wahyuni Haryati menjelaskan Gugus Tugas KLA Rembang sudah dibentuk melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Rembang No. 050/620/2017 tentang Gugus Tugas KLA dengan anggota Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), KPAD/KPAKel, Forum KPA Kecamatan, Forum KPA Kabupaten, FAD Forum Anak Kecamatan dan Forum Anak Rembang.

Pemerintah Kabupaten Rembang berharap dengan melalui sinergitas Tim Gugus Tugas Kota Layak Anak Kabupaten Rembang bekerjasama dengan Tiga Pilar, Masyarakat, dunia usaha serta dukungan dari media dapat meraih peningkatan kategori dengan predikat utama pada tahun 2021 ini. (RBR/MK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *