Tarik Investor PT Rembang Migas Energi Gelar Ghatering

PT Rembang Migas Energi Sabtu pagi (25/11/2017) menggelar acara Business Gathering untuk menarik para pelaku usaha lokal dan luar kota Rembang. Acara yang dihadiri para pelaku usaha dari Jakarta, Surabaya, dan dalam kota Rembang itu digelar diPendapa Museum Kartini Rembang. Tampak hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari SKK Migas, Pertamina dan mitra kerja PT RME.

Komisaris PT Rembang Migas Energi (RME) yang dijabat Sekda Rembang Subakti menjelaskan, Kabupaten Rembang sedang mencari jati diri soal potensi dan peluang investasi yang ada diwilayahnya. Menurut Subakti, berkat sinergi dengan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang telah melakukan penelitian di Desa Krikilan, Sumber, yang sudah berhasil menemukan potensi meskipun kecil jumlahnya.

Namun hal tersebut membuat Pemerintah setempat bangga, karena terdapat kekayaan alam yang dapat dijual untuk kemajuan Kabupaten Rembang kedepan.

“Pemerintah Kabupaten Rembang telah lama meninggalkan, dan baru mencari jati diri dan peluang usaha dan investasinya” kata Sekda Rembang Subakti saat mengawali sambutan dalam acara Business Gathering di Pendapa Kartini Rembang.

Sementara itu Bupati setempat Abdul Hafidz menyampaikan akan mempercepat proses perizinan bagi investasi yang akan masuk ke wilayahnya.

Ia mengumpamakan, jika dipemerintah pusat butuh satu minggu untuk melakukan proses perizinan, Bupati Rembang mengaku akan menyelesaian proses perizinan selama satu hari, asal semua persyaratan terpenuhi.

“Kalau pemerintah pusat proses perizinan butuh waktu satu minggu, maka di Rembang akan saya buat satu hari. Jika di pusat satu hari, maka di Rembang akan saya buat satu menit. Ini kebijakan saya asal persyaratan terpenuhi semua akan cepat beres. Kalau semua proses terpenuhi baru argonya jalan” kata Bupati Rembang didepan para pengusaha yang hadir.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan saat ini investor menengah keatas telah masuk di Kabupaten Rembang seperti PT Semen Indonesia yang telah 99%, pabrik sepatu dengan luas lahan 30 hektar dan diperkirakan menyerap tenaga kerja 15 -20 ribu, serta pabrik gula yang telah memulai prosesnya.

Untuk menampung investor Kabupaten Rembang telah menyiapkan 200 hektar untuk kawasan industri.

Sementara itu Abdul Mutalib Masdar dari PHE Randugunting berharap pada tanggal 17 Agustus 2018 nanti kilang gas di Kabupaten Rembang dapat beroperasi.

Sampai hari ini PT Rembang Migas Energi tinggal menunggu alokasi gas yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada Pemkab Rembang, untuk segera beroperasi.



Leave a Reply