Rembang, Sebagai sarana untuk membantu belajar online, puluhan siswa SMP/MTs sederajat mendapatkan gadget gratis. Penyerahan secara simbolis ini dilakukan oleh Bupati Rembang kepada tujuh siswa perwakilan dari beberapa sekolah di Rembang didampingi Kepala Bappeda Rembang dan stakeholder terkait dalam kegiatan Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah TKPKD Kabupaten Rembang tahun 2020, Senin (21/12/20) pagi.

Biro Administrasi Kementrian Luar Negeri (Kemlu) yang diwakili oleh Inspektur Wilayah III, Inspektorat Jendral Lanang Saputro mengatakan bantuan sekitar 50 an gadget ini sebagai bentuk kerja nyata. Pasalnya, kegiatan Kemlu biasanya hanya dilakukan di luar negeri.” Biasanya hanya di luar tapi ini langsung ke masyarakat”, katanya melalui virtual meeting.

Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada pihak terkait pendukung kegiatan ini. Selain di Rembang bantuan juga dilakukan diberbagai daerah diantaranya di Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). “Upaya ini masih jauh dari sempurna, kami harapkan sedikit ini bisa memberi kontribusi dan semoga cukup untuk murid. Bisa membantu pembelajaran online dan tugas-tugas sekolahnya dengan baik”, katanya.

Salah satu penerima bantuan gadget asal SMP N 1 Rembang, Tio Saputra mengaku senang mendapatkan gadget gratis. Hal ini karena sebelumnya dirinya belum mempunyai HP untuk sarana belajar online. “Senang mendapatkan HP. Sekarang belajar serba online, ada HP ini jadi lebih mudah”, katanya.

Bupati Rembang, H. Abdul Hafidz merharap pemberian bantuan ini untuk dikawal. “Jangan sampai diberikan tapi tidak manfaat”, harapnya.

Pihaknya menjelaskan penanggulangan kemiskinan dapat dilakukan dengan berbagai banyak upaya, salah satunya Sumber Daya Manusia (SDM) dan pertumbuhan ekonomi. “Kegiatan ini dapat dilakukan melalui akselerasi antar sektor yang bisa menurunkan angka kemiskinan. Kita harus kawal dari pendataan, perencanaan, dan aksi apa yang kita lakukan”, katanya.

Pihaknya mengakui bahwa potensi yang dimiliki oleh Pemkab Rembang banyak, salah satunya adalah pertanian dan tambang. “Yang kita perlu lakukan adalah pendampingan biar bisa mengawal agar mampu meletakkan kebijakan yang baik. Kita berharap managerial dan strukturnya bagus”, ungkapnya.

Sumber: Humas Bappeda Rembang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *