Pada hari Selasa – Rabu tanggal 15 sd. 16 September 2020 dilaksanakan kegiatan FGD Penyusunan Rencana Aksi Pengembangan Fashion Batik Tulis Lasem – Rembang Sebagai Kota Mode, kegiatan diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah.

Acara diselenggarakan tetap dengan protokol kesehatan pencegahan covid19, memakai masker, pengukuran suhu tubuh, jaga jarak, hand sanitizer, aktivitas makan dan snack tidak berkerumun.

Bertindak selaku Narasumber pada acara tersebut yaitu :

1.   Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah Ibu Ema, materi : Pemetaan Kebutuhan Pengembangan Sentra Batik Lasem dan Rencana Aksi Pengembangan Fashion Batik Tulis Lasem

2.   Kepala Bappeda Kab. Rembang Ibu Dwi Wahyuni Hariyati, materi : Peraturan Bupati Rembang Nomor 47 Tahun 2019 tentang Rencana Tata Bangun dan Lingkungan (RTBL) Kawasan Pusaka Lasem

3.   Ibu Lisa (Desainer fashion)

4.   Moderator oleh Profesor Gun.

Peserta kegiatan :

1.   Semua Kabid dan Kepala Balatkop di Dinas Koperasi UKM Prov. Jateng

2.   Bappeda Prov. Jateng

3.   Perguruan Tinggi UNDIP Profesor Gun dan Profesor Gik

4.   Kepala Bappeda dan Kabid Ekonomi Litbang Bappeda Kab. Rembang

5.   Kepala Dinperindagkop dan UKM Kab. Rembang, beserta semua Kabid

6.   Koperasi dan Klaster Batik Tulis Lasem

7.   Komunitas Desain Fashion Rembang

8.   SMK Sedan.

Ibu Ema dalam pengarahan pembukaan FGD menyampaikan :

Peraturan Presiden No. 79 Tahun 2019 mengamantkan pengembangan ekonomi berbasis Koperasi dan UMKM melalui pendekatan sentra berbasis komoditas unggulan daerah di 14 Kabupaten dan Kota, untuk Kabupaten Rembang telah dipilih 2 komoditas unggulan yaitu Batik Tulis Lasem dan furniture.

Akibat karena adanya pandemi covid19 pada tahun 2020 ini maka pertumbuhan ekonomi nasional, Jawa Tengah sampai dengan Rembang diproyeksikan tumbuh negatif, dimana pada saat ini pada kondisi perkiraan negatif 5. Sementara pada RPJMD Prov. Jateng target sd. 2024 tumbuh 7%. Untuk itu perlu dilakukan upaya-upaya khusus mulai dari jaring pengaman sosial dan ekonomi – pemulihan ekonomi guna menjaga roda perekonomian masyarakat.

Strategi pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi covid 19 diantaranya melalui pengembangan produk unggulan daerah (PUD) dengan pendekatan sentra secara terintegrasi dari hulu hingga hilir guna meningkatkan nilai tambah bagi pelaku usaha, sehubungan hal tersebut di Kabupaten Rembang untuk pengembangan sentra komoditas unggulan daerah Batik Tulis Lasem, sehingga diselenggarakan Penyusunan Rencana Aksi Pengembangan Fashion Batik Tulis Lasem.

Ibu Yuni dalam pengarahannya menyampaikan :

Batik tulis Lasem merupakan potensi unggulan Daerah Rembang yang harus dilestarikan krn merupakan warisan sejarah yang potensial dan bernilai ekonomi tinggi. Potensi besar Lasem Kabupaten Rembang yang kaya potensi heritage budaya, sejarah, seni, kerajinan serta potensi wisata alam dan pantai, diantaranya terdapat banyak bangunan kuno bersejarah yang merupakan Cagar Budaya diantaranya meliputi bangunan kuno Tionghoa-China, Omah Londo, Klenteng, peninggalan/bangunan kuno Islam, peninggalan sejarah Sunan Bonang, cerita sejarah Putri Campa, cerita Laksmana Cheng Ho-Dampo Awang, cerita Kerajaan Lasem, dan lain-lain.

Maka berdasar Peraturan Bupati Rembang Nomor 47 Tahun 2019 tentang Rencana Tata Bangun dan Lingkungan (RTBL) Kawasan Pusaka Lasem, Satker PU Pusat Kementerian PUPR bersama BAPPEDA Kabupaten Rembang telah menyusun penataan pengembangan Lasem dalam Program RTBL Kota Pusaka Lasem yang meliputi :

1.   Rehabilitasi Komplek Masjid Lasem

2.   Revitalisasi kawasan alun-alun dan pasar Lasem

3.   Penataan pendestrian jalan nasionalm – jalan Jatirogo

4.   Penataan jalan lingkungan kawasan kota Lasem.

Dalam FGD tersebut selanjutnya dilaksanakan penyusunan 8 elemen syarat mewujudkan Rembang sebagai Kota Mode Fashion Batik Tulis Lasem meliputi :

1.   Fashion desain

2.   Tekstil desain

3.   Etalase

4.   Konveksi/garment

5.   Sekolah mode

6.   Added Value

7.   Business hub

8.   Komunitas mode fashion (Pengusaha-Perajin batik, desainer fashion, fotografer, dll).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *