Rembang, Kepala Bappeda Rembang, Ir. Dwi Wahyuni Haryati, MM mengikuti Rapat Kerja dan Pengarahan Bupati dan Wakil Bupati Rembang masa jabatan 2021-2026 di Lantai IV Aula Setda Rembang, Kamis (4/3) pagi. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan juga stakeholder terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Pejabat Sementara (PJs) Sekda Rembang, Edy Supriyanta membeberkan beberapa rencana pembangunan di Rembang. Beberapa aspek garapan pemerintah diantaranya Mall pelayanan publik, perbaikan jalan, vaksinasi, Penerangan Jalan Umum (PJU), dana desa, penataan alun-alun dan Taman Kota serta bantuan partai politik.

Hal ini dibenarkan oleh Bupati Rembang, H. Abdul Hafidz. Melalui akun instagram @humasrembang, Mall ini berbeda dengan mall yang menjual pakaian atau pernak pernik kebutuhan manusia. Mall ini adalah Mall Pelayanan Publik Terpadu yang akan mulai dibangun pada tahun ini. Lokasinya memakai bekas gedung PGRI Rembang sebelah utara alun- alun.

Bupati menyebutkan anggaran yang disiapkan untuk pembangunan gedungnya sekira Rp.4,5 milyar. Kemudian Rp. 790 juta untuk sarana prasarana pendukungnya.

“Dan ini kalau melihat angka terlihat besar, tetapi ketika rakor di Jakarta, ternyata sangat kecil. Ada yang Rp.25 milyar, Rp.20 milyar, pandeglang itu Rp.10 milyar sekian, kita hanya Rp.5,2 milyar, udah total itu, “ujarnya, Kamis (4/3) pagi.

Hingga saat ini, ada 25 Instansi yang telah bergabung dalam Mall Pelayanan Publik ini. Artinya di satu gedung MPP tersebut dapat melayani 306 jenis layanan.

Di sisi lain, Bupati Rembang, H. Abdul Hafidz mengakui banyak anggaran yang akan dialihkan ke penanganan COVID19. Akan tetapi pihaknya optimis modernisasi birokasi yang terintegrasi akan berjalan.

Selain itu, Bupati juga membahas banyaknya kekosongan jabatan di lingkup Pemkab Rembang. “Ada 63 jabatan kosong. Saya berharap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah memenuhi syarat dan mampu untuk masuk dipejabat itu dan segera mempersiapkan diri. Paling tidak 6 bulan sejak dilantik sudah terisi semua”, jelasnya.

Beberapa hal lain yang menjadi bahasa lainya adalah sorotan mengenai pemulihan ekonomi akibat pandemi, Pasar Kota dan juga soal pupuk. (MK)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *