BAPPEDA REMBANG – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Basuki Hadimuljono mewanti-wanti kontraktor dan konsultan proyeknya agar berhati- hati dalam penataan Kota Pusaka Lasem. Menurutnya, ini menyangkut penataan yang memiliki nilai seni dan sejarah.

Hal ini dikatakan Menteri Basuki ketika melakukan kunjungan khusus ke Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang untuk meninjau progres penataan kota Pusaka Lasem, Minggu (2/1/2021).

Basuki menjelaskan progres renovasi Masjid Jami Lasem, penataan alun- alun dan pasar kreatif sudah 30 persen. Targetnya bulan Agustus 2022 ini penataan kota pusaka bisa selesai.

“Tadi saya sudah panggil kontraktor dan konsultannya, ini barang seni art work. Jadi harus hati- hati jangan grudak gruduk asal selesai,” pesannya.

Menteri PUPR itu juga menyebutkan bahwa dirinya memiliki semangat tersendiri terkait penataan kota Lasem. Dimana penataan ini tak hanya tentang tata kota, tetapi ada unsur nguri- nguri asa toleransi antar umat beragama maupun antar etnis.

Pihaknya menambahkan, akan memperpanjang penataan jalan pantura Lasem dalam hal ini termasuk trotoarnya. Hal itu dimaksudkan agar kecamatan yang penuh sejarah itu bisa lebih baik.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Arwani Thomafi berkomitmen akan mengawal agar program nasional ini bisa selesai dengan baik. Seperti yang dikatakan oleh Menteri Basuki ada unsur seninya.

“Output terakhirnya adalah bagaimana kita bisa memberikan sumbangsih pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Lasem. Agar beberapa momen, kegiatan yang ada di Lasem ini terejawantahkan menjadi kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Anggaran penataan kota pusaka tersebut sebesar Rp 88,13 miliar yang dilaksanakan secara Multi Years Contract (MYC) 2021-2022 dengan kontraktor pelaksana PT Putera Jaya Andalan dan PT Yodya Karya (Persero) Wilayah I sebagai Manajemen Konstruksi. Proyek ini disupervisi oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR.

Selain Arwani Thomafi beberapa pejabat juga nampak dalam kunjungan Menteri PUPR diantaranya Anggota DPRD Jawa Tengah, Abdul Aziz, Bupati Rembang Abdul Hafidz, Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan dan Dandim 0720 Rembang, Letko Kav Donan Wahyu Sejati serta KH. Muhammad Zaim Ahmad Ma’soem atau yang akrab disapa Gus Zaim Pengasuh Pondok Pesantren Kauman di Masjid Jami’ Lasem. (MK)